Kamis, 25 Juni 2015

Pembentukan Sel Darah Merah


Eritropoiesis
Dari judulnya ada yang tau ga” apa yang di maksud dengan eritropoiesis?.....  Eritropoiesis adalah pembentukan sel darah merah yang diatur oleh eritropoietin yang di hasilkan oleh ginjal (renal) sebagai respon terhadap hipoksia. Eritropoiesis terjadi dari sel sel progenitor campuran melalui serangkaian precursor sel darh merah (eritrosit) berinti (normoblas) menjadi tahap retikulosit, mempunyai RNA tetapi bukan DNA. Reikulosit mengahabiskan waktu 1-2 hari dalam sum sum tulang dan beredar dalam darah tepi selama 1-2 hari sebelum matang.

Eritropoietin secara normal 90% dihasilkan dalam sel sel interstisial peritubular ginjal dan 10% dihepar (hati) dan tempat lain. Tidak memiliki cadangan yang sudah terbentuk sebelumnyadan rangsangan untuk produksi eritropoietin tekanan oksigen (o2) dalam jaringan ginjal.
Fungsi utama sel darah merah  adalah mengangkut o2 ke jaringan dan mengembalikan karbondioksida(co2) dari jaringan keparu, untuk mencapai pertukaran gas ini sel darh merah mengandung protein special yaitu hemoglobin. Sel darah merah berdiameter 3,5 mikrometer mempertahankan hemoglobin dalam keadaan tereduksi ferro dan mempertahankan kesetimbangan osmotic walaupun terdapat konsentrasi protein (hemoglobin) yang tinggi dalam sel . perjalanan keseluruhan sel darah merah sepanjang 480 km. untuk memenuhi fungsinya sel berbentuk cakram bikonkaf yang lentur dengan kemampuan untuk menghasilkan energy seperti ATP melalui jalur pemecahan glukosa secara aerob serta unuk menghasilkan kekuatan pereduksi seperti NADH melalui jalur ini dan sebagai NADPH.
ANEMIA adalah penurunan kadar hemoglobindarah dibawah nilai normal untuk usia dan jenis kelamin. Gejala nnya yakni napas terengah-engah, khususnya pada saat berolahraga lemas, letargi, berdebar-debar dan sakit kepala . pada subjek lebih tua gejala gejala gagal jantung dan nyeri dada atau klaudikasio intermitten atau kebingungan .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar