
Jam sangat penting dalam kehidupan
manusia. Istilah jam atau dalam bahasa inggris clock berasal dari bahasa latin,
clocca. Istilah ini sudah mulai digunakan sejak abad ke-14 sebagai alat penentu
waktu.
Sekitar 3500 SM, orang orang masih
menggunakan matahari untuk mengetahui waktu. Bentuknya sangat sederhana, sebuah
plat berbentuk lingkaran dengan tongkat kecil ditengahnya. Tongkat yang terkena
matahari itu berfungsi sebagai informasi waktu.

Dengan melihat jatuhnya bayangan
tongkat pada lingkaran plat orang mengetahui waktu pada saat itu. Pada 1300 SM,
CTESIBUS dari ALEXSANDRIA membuat jam dengan menggunakan instrument pasir.
Pasir yang diisi didalam tabung itu
jatuh kebawah melewati bagian tabung yang sempit untuk menunjukkan waktu
tertentu. lalu tabung itu dibalik 180 derajat untuk mengulangi pengukuran waktu. Didalam sejarah jam ( pengukuran waktu
) dikenal pula istilah jam air pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan jam
pasir.
Seiring dengan kemajuan teknologi
dan kemampuan manusia, seorang tukang kunci dari Nurnberg, Jerman, PETER
HENLEIN membuat arloji saku pertama pada 1524. Berdiameter sekitar 10-12,5cm
dengan ketebalan 7,5cm. Arloji saku sederhana ciptaan henlein kemudian
disempurnakan oleh JAWAL AL –DIN sekitar
1556-an kemudian disempurnakan lagi oleh MANSYUR SHEYH DEDE pada 1702. Semakin
lama tingkat akurasi arloji tersebut semakin tinggi.
Guru bidang study:
Ibu
Sriwahyuni, S.pd
Tidak ada komentar:
Posting Komentar