Selasa, 28 Juli 2015

Epinefrin dan Norepinefrin

Fungsi Epinefrin dan Norepinefrin

Terhadap sistem kardiovaskular
Epinefrin menyebakan vasodilatasi arteriol pada otot dan tulang, serta vasokonstriksi arteriol pada kulit. Sebagai stimulus untuk aksi jantung , memabah frequensi , kontraksi otot jantung, dan memperbesar output jantung.


Norepinefrin menyebabkan vasokanstriksi . Hormon ini juga menyebabkan tekanan darah meninggi yang sangat berguna untuk memperbaiki keadaan syok yang bukan disebabkan oleh perdarahan.

Terhadap ototpolos dari vesara

Epinefrinmenyebabkan relaksasi otot polos gaster, usus, dan vesika urinaria, kontraksi otot sfingter gaster danvesika urinaria serta relaksasi otot polos bronkus, yang dpat dipaka sebagai terapi serangan asma bronkial.

Efek metabolik epinefrin

*Dalam hepan menstimulir pemecahan glikogen, suatu aksi yang menaikkan kadar gula darah melalui penambahan AMP.
*Dalam otot menambah pemecahan glikogen juga melalui penambahan AMP
*Dalam jaringan lemak mempunyai efek lipolisis(pemecahan lemak) yang mengakibatkan pelepasan asam amino dan gliserol dalam darah. Asam lemak berfungsi sebagai bahan bakar dalam otot dan hati dalamproses glukoneogenesis.
*Dalam pankreas akan menghalangi pelepasan insulin
*Dalam keadaan darurat epinefrin dipakai untuk: melepas asam lemak dari jaringan menjadi bahan pembakar dalam otot.
*Mobilisasi glukosa dengan menambah glikogenolisis dan glukoneogenesis dalam hepar dan mengurangi uptake glukosa dalam otot.
*Mengurangi pelepasan insulin untuk menghindari pemakaian glukosaoleh jaringan perifer sehingga dapat dipakai oleh sistem saraf sentral.

Semoga bermanfaat
By mela fitri
Referensi fisiologi tubuh manusia edisi 2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar