Fungsi darah
ü
Sebagai alat transportasi sari
makanan,hormone,oksigen,karbondioksida,dan air
ü
Sebagai pengatur suhu tubuh (termoregulator)
ü
Mengatur keseimbangan zat (homeostasis)
ü
Sebagai alat pertahanan tubuh untuk melawan
penyakit (imunitas)
ü
Mengatur keseimbangan asam basah / pH cairan
tubuh.
Darah adalah cairan yang berada dalam pembuluh darah yang
berwarna merah yang di sebabkan oleh hemoglobin. Volume darah pada manusia
kurang lebih empat sampai lima liter atau sepertiga belas dari berat badan.
Darah terdiri dari dua komponen utama yaitu plasma darah dan sel sel darah
Golongan darah ditentukan dengan adanya satu zat atau anti
gen yang terdapat dalam sel darah merah (eritrosit).
Dalam system ABO yang di temukan oleh Lansteiner tahun 1900,
golongan darah di bagi menjadi empat macam aglutinogen dalam sel darah dan
aglutin dalam plasma darah. Empat golongan darah tersebut adalah;
ü
Golongan darah A, bila terdapat aglutinogen A
dalam sel darahnya,sedangkan dalam plasma darahnya terdapat aglutinin b.
ü
Golongan darah B, bila mempunyai aglutinogen B
dalam sel darah, dan agglutinin A dalam plasma darahnya.
ü
Golongan darah AB apabila didalam sel darah
terdapat kedua aglutinogen, yaitu A dan B sedangkan dalam plasma tidak terdapat
agglutinin
ü
Golongan darah O bila tidak memiliki aglutinogen
dalam sel darahnya tetapi memiliki aglutinin A dalam B dalam plasmanya
Pada tahun 1940 Landsteinerdan A.S Wiener menemukan antigen
baru yang di namakan factor rhesus. Berdasarkan factor Rh,darah seseorang
dibedakan menjadi dua yaitu ;
Rhesus positif (+) jika dalam sel darah mengandung antigen
Rh
Rhesus negative (-) jika di dalam sel darah tidak di temukan
antigen Rh.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar